| Sumber: Unsplash |
Lantai beton berdebu memang sering terjadi di berbagai area. Sayangnya, masalah tersebut tidak hanya mengganggu kebersihan, namun juga menurunkan daya tahan lantai itu sendiri. Itulah mengapa aneka solusi cerdas diperlukan, seperti menggunakan pengeras beton.
Lantas, apa saja penyebab hal tersebut terjadi? Solusi apalagi yang bisa diterapkan untuk mencegahnya? Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahuinya.
Penyebab Beton Cepat Berdebu di Berbagai Area
Debu beton bisa menjadi masalah serius jika dibiarkan begitu saja. Itulah mengapa berbagai penyebabnya perlu dicegah atau segera ditanggulangi. Berikut sejumlah penyebab tersebut:
- Campuran Beton dengan Rasio Air Terlalu Tinggi
Terlalu banyak air pada campuran membuat rasionya menjadi lebih tinggi. Alhasil, partikel halus di dalamnya akan naik ke permukaan saat proses pemadatan berlangsung. - Contoh partikel tersebut adalah pasir dan semen halus.
Saat air sudah menguap, lapisan yang sangat lemah dan berisi agregat tersebut akan tertinggal pada permukaan. Hal ini membuat lantai menjadi lebih mudah berdebu bahkan terlihat saat tertiup angin. - Proses Curing yang Tidak Optimal
Curing penting dalam pembuatan lantai beton. Dengan proses tersebut, campuran memiliki waktu yang cukup untuk hidrasi. Jika tidak dilakukan dengan tepat, maka permukaan akan mengering lebih cepat sebelum hidrasi selesai.
Akibat dari penyebab ini adalah permukaan menjadi lebih lunak, tidak memiliki kekuatan ikat yang cukup, dan berpori. Jadi, ia akan mudah tergerus karena gesekan atau daya tekan hingga menjadi debu. - Teknik Finishing yang Kurang Tepat
Finishing perlu dilakukan saat air sisa di permukaan beton sudah menguap. Bila proses tersebut dilakukan terburu-buru, maka air sisa akan tercampur kembali dengan lapisan atas beton.
Bila tercampur, maka rasio antara air dengan semen kembali menjadi tinggi. Sama dengan poin pertama, permukaan akan sangat rapuh dan lemah sehingga mudah berdebu. - Gesekan dan Beban Berat Berulang
Tidak hanya internal, faktor eksternal yang terjadi secara berulang juga dapat membuat lantai beton lebih mudah berdebu. Faktor tersebut adalah gesekan dan beban bebat berulang terutama pada lantai dengan daya tahan lemah.
Gesekan dan beban berat bisa membuat lantai tersebut menjadi lebih cepat hancur dan membentuk debu. Dalam jangka panjang, debu tersebut akan menumpuk di atas permukaan dan mudah terbang meskipun oleh angin kecil sekalipun. - Paparan Bahan Kimia
Sejumlah zat kimia bisa membuat lantai menjadi lebih mudah berdebu. Hal ini disebabkan zat tersebut menciptakan proses karbonasi, yaitu reaksi antara CO2 dari udara dengan kalsium hidroksida yang terkandung pada beton.
Reaksi ini membuat permukaan beton menjadi lebih lemah dan rapuh. Dalam jangka waktu tertentu, permukaan tersebut bisa tergerus hingga muncul debu.
| Sumber: Unsplash |
Solusi agar Beton Tidak Cepat Berdebu
Meski dapat menimbulkan berbagai masalah lebih lanjut, Anda tidak perlu khawatir karena lantai beton berdebu bisa dicegah dengan aneka solusi. Inilah contohnya:
- Mengaplikasikan Pengeras Beton pada Permukaan
Bahan ini bisa membuat permukaan menjadi lebih kuat terhadap beban berat, gesekan, maupun penetrasi bahan kimia berbahaya. Jadi, risiko munculnya debu akan menjadi lebih minimal. Struktur dalam juga semakin terlindungi. - Menggunakan Dustproofer untuk Mengikat Partikel Debu
Selain pengeras beton, dustproofer juga bisa digunakan. Cairan tersebut akan masuk ke dalam pori-pori untuk mengikat partikel sehingga permukaan menjadi lebih padat dan tidak mudah berdebu. - Melakukan Perawatan dan Pembersihan Rutin
Lantai beton perlu dirawat dan dibersihkan secara rutin agar tidak mudah kotor. Dalam prosesnya, pembersih dengan pH netral dibutuhkan agar permukaan beton tidak mengalami kerusakan secara kimiawi yang menimbulkan pengelupasan dan debu. - Melapisi Permukaan dengan Coating Pelindung
Coating tambahan, seperti epoxy atau polyurethane, menjadi solusi lain untuk mencegah lantai berdebu. Kedua bahan tersebut mampu menutup pori-pori beton sehingga dapat mencegah partikel halus terlepas.
Mencegah Lantai Beton Berdebu dengan Sika
Masalah beton berdebu memang bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Namun Anda tidak perlu khawatir karena ada aneka solusi untuk diterapkan yang bisa dilakukan. Hasil dari solusi tersebut bisa menjadi semakin maksimal bila memakai bahan berkualitas dari Sika.
Contoh bahan tersebut adalah Sikafloor® CureHard-24 yang mampu mengurangi emisi debu. Selain itu, zat tersebut mampu melapisi permukaan beton dengan mudah sehingga lebih tahan terhadap abrasi dan perubahan warna tanpa menimbulkan bau. Komponennya pun siap pakai.
Di sisi lain, Anda bisa memilih pengeras beton SikaCim® Concrete Additive jika membutuhkan bahan yang bisa meningkatkan kekedapan air. Kebutuhan air pun dapat dikurangi hingga 20% sehingga efek kenaikan kuat tekan naik sampai 40% pada usia 28 hari.
Lalu, ada Sikafloor®-940 Color Seal yang juga bisa digunakan dengan mudah untuk mencegah debu. Ketahanan terhadap abrasi, sinar UV, dan perubahan warna pun akan meningkat. Bahan ini cepat kering dan bisa diaplikasikan dengan epoxy, polyurethane, serta Sika® Chapdur.
Antisol® S pun layak dipertimbangkan karena bisa mengurangi debu maupun penyusutan plastik. Zat ini bisa diaplikasikan saat proses curing.
Bila membutuhkan zat yang tidak mudah terbakar, maka Sika® Antisol® E-125 bisa dipilih. Retak rambut, debu, maupun penyusutan bisa diminimalkan dengannya. Selain itu, penggunaannya dapat menghemat tenaga kerja.
Terakhir, ada Sika® Fibre yang mampu meminimalkan retak rambut. Ketahanan terhadap impact dan abrasi juga bisa meningkat sehingga dapat mengurangi debu. Hal ini diikuti dengan naiknya kekuatan dan kohesi beton segar.
Pengeras beton dari Sika bisa menjadi pilihan yang tepat untuk mengurangi risiko debu permukaan pada lantai beton. Jadi, tak salah bila Anda memilihnya. Anda juga bisa menghubungi kami untuk bantuan lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel PekalonganTOP lainnya di Google News


